Bermain dengan mainan sangat bermanfaat bagi anak usia dini

Bermain dengan mainan sangat bermanfaat bagi anak usia dini
 Aktifitas Adik Davian Bermain di LAB SCHOOL ISVANKIDS

Bermain dengan mainan sangat bermanfaat bagi anak usia dini usia 0-6 tahun
Orang tua harus tahu hal ini ? Bermain dengan mainan sangat bermanfaat bagi anak usia dini usia 0-6 tahun. Mengapa? Karena  bermain dapat membantu tumbuh kembang anak dan memberikan manfaat buat mereka. Buat anak-anak usia dini sebaiknya lebih banyak bermain dan beraktivitas fisik daripada menonton televise dan media atau perangkat berlayar lainnya. Anak-anak yang usia dini kurang dari 3 tahun dapat menonton televisi dengan tayangan berkualitas 1 sampai dengan 2 jam sehari dengan pendampingan orang tua.

Sudahkah Anda mengajak si kecil bermain setiap hari? Sangat penting sebagai orang tua meluangkan waktunya untuk sebuah kegiatan yang berkualitas bersama anak-anak tercinta. Jangan sampai kita berfikir bahwa terlalu banyak mainan belum tentu ada gunanya. Justru dengan metode bermain yang tepat anak bisa belajar banyak hal. Menurut buku 'Games Therapy untuk Kecerdasan Bayi dan Balita' yang ditulis oleh Psikolog Effiana Yuriastien dan kawan-kawan menyebutkan beberapa Manfaat dari bermain diantaranya Anak dapat memahami diri sendiri dan mengembangkan harga diri Ketika bermain, anak akan menentukan pilihan-pilihan. Mereka harus memilih apa yang akan dimainkan. Anak juga memilih di mana dan dengan siapa mereka bermain. Identitas dan kepercayaan diri dapat berkembang tanpa rasa ketakutan akan kalah atau gagal. Pada saat anak menjadi semakin dewasa dan identitasnya telah terbentuk dengan lebih baik, mereka akan semakin mampu menghadapi tantangan permainan yang terstruktur, bertujuan dan lebih dibatasi oleh aturan-aturan.

Catatan: Berikanlah pujian kepada anak dengan menggunakan kalimat yang positif dan mampu menjadi penyemangatnya dalam melakukan sesuatu dengan lebih baik lagi. Contoh, saat anak diminta mengambil buku cerita, awali dengan kata 'tolong'. Jika anak berhasil mengambilnya, berikan pujian dan ucapkan terimakasih. Demikian juga ketika ia tidak berhasil menemukannya, ucapkanlah kalimat positif yang tidak mematahkan semangatnya. Tetap ucapkan terimakasih atas hasil jerih payahnya. Misalnya saja, "Makasih ya adik sudah mencarikan Buku cerita. Buku ceritanya ada di almari buku adik."

Tjandra Gunawan, Saya adalah Ayah dari Radisya Raisvan Gunawan dan Davian Pramajaya Gunawan. Kebahagiaan saya adalah ketika saya dapat memberikan ilmu kepada anak-anak, bermain dan belajar bersama mereka,  dan dapat berbagi pengalaman hidup karena mengajar sudah menjadi kegemaran saya.